LANGKAH-LANGKAH MENULIS BIOGRAFI
Jumat, 18 Agustus 2023
MENULIS
BIOGRAFI
Resume Ke : 23 (dua
puluh tiga)
Gelombang
: 29
Hari
/ Tanggal : Jumat,
18 Agustus 2023
Tema
: Menulis Biografi
Narasumber
: Lely
Suryani, S.Pd.SD
Moderator
:
Gina Dwi Septiani, S.Pd., M.Pd.
Oleh
: Samsul Huda, S.Pd.I
Hari ini pertemuan ke-23 Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN). Pada kegiatan hari ini dibersamai oleh
moderator yang bernama ibu Gina Dwi Septiani, S.Pd., M.Pd dan narasumber ibu Lely
Suryani, S.Pd.SD Tema yang sangat menarik untuk diikuti di angkatan ke 29 ini
yaitu mengenai “Menulis Biografi”.
BIODATA Narasumber malam ini: LELY SURYANI, S.Pd.SD, Tempat Lahir:
Banjarnegara, 25 Juli 1972, Unit Kerja: SD Negeri 1 Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah 53475, Alamat Rumah:
KaliBangkang Rt 02 Rw 01, Desa Berta, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara,
Propinsi Jawa Tengah 53475, Lulusan KBMN Gelombang 23.
"Kalau kamu bukan anak
raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis" (Imam Al
Ghazali). Seringkali kita mendengar atau membaca kutipan tersebut. Pernahkah
kita mengagumi seorang tokoh, entah karena keberhasilannya atau karena
perjalanan hidupnya. Waktu kecil saya senang sekali ketika alm ayah membawakan
sebuah buku yang berjudul BJ Habibi, buku itu buku biografi pertama yang saya
miliki. Pada kelas belajar menulis nusantara malam ini kita akan membahas
tuntas mengenai biografi, tentunya dengan narasumber hebat kita yang sudah
berpengalaman dalam membuat buku biografi yang berjudul "50 Tahun Lebih
Dekat Dengan Omjay", beliau adalah Ibu Lely Suryani, S.Pd. SD seorang guru
yang mengajar di SDN 1 Gumelem Kulon, Banjarnegara. Kecintaannya terhadap dunia
menulis telah menghasilkan banyak karya baik berupa buku solo maupun buku
antologi.
Materi yang disampaikan ibu Lely Suryani, S.Pd. SD tentang menulis biografi yaitu:
A.
Definisi
Biografi
Menurut narasumber bahwa biografi berasal dari bahasa Yunani yakni
biodari kata "bios" yang berarti hidup dan "grafien" yang
berarti menulis. Jadi dapat disimpulkan bahwa biografi adalah tulisan tentang
kehidupan. Dikutip dari W.J.S Poerwadarmita dalam buku Kamus Umum Bahasa
Indonesia biografi dapat diartikan sebagai riwayat hidup sedangkan menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring bahwa biografi didefinisikan sebagai
sebuah tulisan mengenai seseorang yang ditulis oleh orang lain. Contoh
biografi: Biografi Ir. Soekarno, Biografi B.J Habibie, dan Biografi Omjay.
Berbeda dengan autobiografi yang merupakan riwayat hidup yang
ditulis sendiri oleh orang tersebut, sehingga penulis autobiografi jelas
mengalami perjalanan hidup yang ditulisnya. Contoh autobiografi yakni Negeri
Lima Menara dan Laskar Pelangi.
B.
Manfaat
Menulis Biografi
Pengertian biografi merupakan perjalanan hidup seseorang yang
ditulis oleh orang lain, pastinya akan ada manfaat yang kita dapatkan. Berikut
dua manfaat yang menulis biografi, diantaranya:
1.
Sebagai
inspirasi, karena biografi menuliskan perjalanan hidup seorang tokoh dari awal
hingga akhir pencapaiannya yang membutuhkan perjuangan, kerja keras, dan
pengorbanan yang tentunya dapat menginspirasi banayak orang.
2.
Sebagai
motivasi, melalui menulis biografi tokoh dapat memotivasi diri agar lebih giat
dalam beusaha dan mencapai kesuksesan.
C.
Ciri-ciri
Biografi
Menurut ibu Lely Suryani, S.Pd. SD ada tujuh ciri-ciri biografi,
diantaranya:
1.
Menuliskan
perjalanan hidup seseorang/tokoh
2.
Ditulis
oleh orang lain
3.
Ditulis
berdasarkan sumber yang nyata atau fakta
4.
Penulisannya
menggunakan bahasa Indonesia yang baku
5.
Isi
tulisan mengenai perjalanan hidup tokoh dari mulai kecil sampai dewasa, kisah
asmaranya dan perjalanan hidupnya hingga mencapai kesuksesan yang dapat menginspirasi orang lain
6.
Menggunakan
gaya bahasa penulisan baku
7. Perjalanan hidupnya dapat memberikan dampak positif bagi pembacanya.
D.
Struktur
Biografi
Di dalam menulis buku biografi ada beberapa struktur biografi yang
harus kita perhatikan, diantaranya:
1.
Orientasi,
berisi mengenai kisah yang memberikan informasi tentang latar belakang kisah
atau perjalanan, yang berkaitan dengan 5W1H yakni kapan, siapa, dimana,
mengapa, apa, dan bagaimana.
2.
Peritiwa
penting (important event, record of event), berisi tentang rngkaian peristwa
yang disusun secara urut sesuai waktu atau kronologisnya yang meliputi
peristiwa-peristiwa penting sang tokoh.
3.
Reorientasi,
berisi kesimpulan dari peristiwa yang dialami oleh tokohnya.
E.
Cara
Efektif Menulis Biografi yaitu:
1.
Pilih
dan tetapkan tokoh yang akan ditulis biografinya
2.
Meminta
izin kepada tokoh yang akan dibuat biografinya, agar memudahkan tulisan serta
menjunjung tinggi nilai etika.
3.
Cari
dan kumpulkan sumber data, sumber data tokoh yang kita tulis harus valid dan
mengetahui perjalanan hidup sang tokoh secara lengkap dan pasti.
4.
Susun
tulisan dengan segera, setelah data yang terkumpul lengkap, segera kita
menyusun tulisan berurutan sesuai waktu, misal kita menyusunnya di mulai dari
masa kecil, masa sekolah, hingga keberhasilannya.
5.
Lakukan
komunikasi secara intensif, agar tulisan biografi yang kita buat sesuai harapan
dan kesepakatan. Pastikan setiap bagian dari biografi sudah mendapatkan
persetujuan dari tokoh atau keluarga dekatnya, jika ada bagian yang tidak
diperkenankan untuk ditulis, penulis harus mengubahnya atau dihapus.
6.
Finishing,
jika sebuah biografi telah selesai kita buat, maka langkah selanjutnya adalah
melakukan pembenahan dan memeriksa kembali secara keseluruhan buku dari awal
hingga akhir.
7.
Cetak
dalam bentuk buku atau e-book, karena buku biografi menceritakan nilai-nilai
kebaikan yang telah dilakukan oleh tokoh, maka untuk memberikan inspirasi dan
motivasi kepada orang lain perlu dilakukan publikasi baik dalam bentuk buku
cetak atau e-book.
Hasil karya ibu Lely Suryani, S.Pd. SD narasumber sekligus editor
di melintas.id antara lain:
1. Buku Solo: 50 Tahun lebih dekat dengan Omjay
2. Buku Autobiografi: Perjalanan Menembus Langit Cinta dan Cita
3. Editor Buku Autobiografi Omjay: Kisah Omjay 50 Tahun Menjadi Manusia
4. Buku Antologi
1.
Apa
bedanya antara biografi dengan bionarasi?
Biografi
adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain.
Sedangkan Bionarasi adalah sebuah kata yang dibentuk dari gabungan
dua kata:Biodata dan Narasi. Dalam KBBI,
biodata berarti riwayat
hidup singkat, sedangkan narasi berarti kisah atau cerita. Artinya, bionarasi
adalah sebuah biodata atau riwayat hidup seseorang yang kemudian
dijadikan sebuah tulisan dalam bentuk narasi
2.
Adakah
kendala yang dihadapi saat menulis biografi? Bagaimana cara kita menyikapi
kendala-kendala tersebut.
Apapun
yang namanya kegiatan pasti ada kendalanya walau presentasinya kecil.
Yang
perlu diperhatikan, kendalanya dari sisi mana? Kemudian hal yang dianggap
kendala.. kita urai.selanjutnya cari dan tetapkan solusi yang tepat dansegera
jalankan solusi tersebut.
3.
Pertanyaan
dari Bu Lah dari Bandung
Untuk
biografi, mengangkat kisah hidup seseorang misal dari lahir hingga sukses (atau
akhir hidupnya)? atau saya pernah menulis tentang teman saya yang meninggal
ketika masa covid dengan menjelaskan siapakah Beliau dan sepak terjangnya
kepada dunia pendidikan, apakah itu disebut biografi
Pada
penulisan biografi ada salah satu cirinya yaitu:
Dari segi isi tulisan, karena kisah nyata perjalanan seseorang,
maka tulisan dimulai dari perjalanan semasa kecil, masa dewasa, kisah asmara
dan pencapaian atau keberhasilan yang bisa memotivasi dan menginspirasi orang
lain/ pembaca. Maka jika yang di tulis Mbak Iah tentang temannya tidak dimulai dari masa kecil. Ini termasuk
juga biografi riwayat singkat. Karena
ada biogfafi yang ditulis secara singkat pada pamflet atau brosur Jadi tidak
berupa buku.
Pada sesi penutupan ibu Lely Suryani, S.Pd. SD memberikan pesan
bahwa: “Setiap orang pasti memiliki keinginan dan cita-cita yang berhubungan
dengan tulis menulis, maka maksimalkan potensi diri agar kita dapat mengetahui
kelebihan dan kekurangan dalam diri.” "Menulislah dengan hati, agar
hasilnya berarti" ---Lely Suryani, S.Pd.SD---
Masya allah sangat luar biasa menginspirari materi
malam ini terimakasih tim solid am jay khususnya ibu Gina Dwi Septiani, S.Pd., M.Pd dan
narasumber ibu Lely Suryani, S.Pd. SD Jazakumullohu ahsanal Jaza’.
"Menulislah
setiap saat, agar ilmumu tidak lekang sepanjang hayat"
---Samsul Huda, S.Pd.I---






Comments
Post a Comment